SURGA KOPI: Kualitas Terbaik, Ya… Adanya di Indonesia


Gabungan Eksportir Kopi Indonesia (GAEKI) mendesak pemerintah untuk segera membentuk bank yang khusus menangani sektor agrobisnis termasuk di dalamnya perkebunan.
Upaya pendirian bank agrobisnis ini diharapkan dapat menjadi pendorong dalam proses revitalisasi industri perkebunan utama nasional seperti perkebunan kopi dimana pemerintah sendiri menargetkan agar Indonesia menjadi produsen kopi terbesar di tingkat Asia Tenggara.
Ketua GAEKI, Hamdani Sugandhi mengatakan proses untuk menjadikan Indonesia sebagai produsen kopi nomor satu dunia dengan diawali menjadi yang terbesar di Asia Tengara mesti dilakukan secara simultan.
Menteri Perdagangan Gita Wiryawan menegaskan pihaknya sangat berharap industri kopi Indonesia bisa bangkit dan meningkatkan produksinya sehinga menjadi yang terbesar di Asia Tenggara.
Berdasarkan data Speciality Coffe Association Indonesia atau SCAI, konsumsi kopi di dalam negeri hanya mencapai 0,8 kilogram hingga 0,9 kilogram per kapita atau di bawah 1 kilogram per kapita setiap tahunnya. Jumlah peminum kopi yang minim ini jauh jika dibandingkan dengan di Brasil. Konsumsi kopi di Negeri Samba itu mencapai 3 kilogram per kapita per tahun.
Tingkat konsumsi kopi di Indonesia tersebut berbanding terbalik dengan jumlah produksi kopi. Indonesia menjadi penghasil kopi arabika terbaik di dunia dan sebagai penghasil kopi robusta terbaik ke dua dunia setelah Vietnam.
Tetapi ADA kemungkinan karena kopinya biasa saja atau sudah terbiasa dengan Kopi hitam, begitu juga setelah membludak dan boomingnya Kopi Luwak dimasa-masa yang lalu. Saat ini telah HADIR kopi terbaik TERUTAMA untuk PASANGAN SUAMI ISTRI yang bisa meningkatkan RESPON SEKSUAL, dimana selama ini hampir terlupakan kehidupan pasangan suami istri karena sibuknya dengan aktivitas sehari – hari. 
 
Kopi Limmit dengan biji kopi pilihan diramu dengan formula Thailand yang dikombinasikan dengan Tongkat Ali membuat kopi ini berbeda dari Kopi biasanya, sudah terbukti dan banyak yang repeat order, disamping untuk Meningkatkan Vitalitas juga dapat melancarkan peredaran darah.
Sangat cocok untuk :
  1. Konsumsi bersama pasangan
  2. Bingkisan untu pernikahan
  3. Oleh-oleh untuk tamu pribadi atau tamu perusahaan
  4. Sebagai hadiah atau bonus penjualan
  5. Sebagai entartaiment bagi para profesional atau marketing
Untuk informasi lebih lanjut dapat mengunjungi situs kami di http://www.KopiMiraclePremium.com dan Gratis Biaya Kirim untuk seluruh Indonesia.

5 Tanda Anda Terlalu Banyak Minum Kopi


Kebanyakan Minum Kopi
Kebanyakan Minum Kopi

Anda tau bahwa Kopi juga mempunyai Fakta tengtang Manfaat Kopi, seperti pernah saya tulis. Meskipun kopi memang bisa mencegah kantuk, mengonsumsinya secara berlebihan juga tidak baik. Terlalu banyak kafein bisa memengaruhi secara negatif mood, energi, bahkan kesehatan Anda. Seperti dinsir Kompas, berikut ini bahwa kafein yang Anda konsumsi sudah termasuk berlebihan?

1. Ngantuk sepanjang hari bila tidak minum kopi

Ngantuk Karena tidak minum kopi
Ngantuk???

Setiap hari Anda harus mengandalkan kopi agar bisa bertahan sampai sore tanpa mengantuk. Pada sebagian orang, yang dibutuhkan mungkin kafein dalam bentuk lain, minuman kola misalnya. Menurut David J Clayton, MD, penulis buku The Healthy Guide to Unhealthy Living, kadar kafein dalam sekaleng minuman kola bisa sama banyaknya dengan secangkir espresso. Selain dapat memicu penurunan energi, kandungan asam pada minuman bersoda bisa merusak enamel gigi jika diminum setiap hari. Batasi minuman soda hingga sekaleng saja sehari, lalu gosoklah gigi untuk membantu mengurangi efek erosi pada enamel gigi.

2. Urine berwarna oranye
Urine OrangeWarna kuning gelap atau oranye pada urine merupakan tanda dehidrasi. “Kopi bersifat diuretik yang bisa menyebabkan dehidrasi karena peningkatan jumlah urine, mengakibatkan Anda kehilangan banyak cairan tubuh,” kata Amy Gross, MPH, RD, CDN, pakar diet klinis di New York Presbyterian Hospital. Namun, sebenarnya Anda tidak akan mengalami dehidrasi hanya dengan mengonsumsi kafein. Baru ketika jumlahnya mencapai 500 mg, Anda akan terkena dehidrasi.

3. Anda tidak bisa tidur

Tidak Bisa Tidur
Tidak Bisa Tidur

“Kafein membutuhkan sekitar 45 menit hingga satu jam untuk diserap dan bertahan lama. Artinya, ia bisa tetap ada di tubuh selama beberapa jam dan akhirnya memengaruhi siklus tidur Anda,” ujar Molly Morgan, RD, pemilik Creative Nutrition Solutions di Vestal, New York, dan penulis buku The Skinny Rules.

Jika Anda butuh waktu lebih dari 30 menit untuk terlelap pada malam hari, coba hindari mengonsumsi kafein setelah pukul 12.00 untuk melihat apakah hal itu lebih mudah membuat Anda tertidur. Bila benar, hindari juga sumber kafein lainnya, termasuk teh hijau dan kopi decaf. Kopi decaf masih menyimpan sekitar sepertiga jumlah kafein, lho!

4. Anda merasa gelisah
GelisahPengaruh kafein pada sebagian orang memang berbeda-beda. Ada yang telapak tangannya berkeringat, jantung berdebar, sulit tidur, dan gelisah. Kafein bisa memperburuk stres dan depresi karena mengacaukan senyawa kimia di otak yang disebut adenosine. Selain itu, kafein juga bertindak sebagai stimulan yang memicu kelenjar adrenal untuk melepaskan lebih banyak hormon stres seperti adrenalin yang dapat meningkatkan detak jantung dan membuat Anda makin gelisah.

5. Merasa panas dan mulas

Panas
Panas & Mulas

Anda tahu ketika isi perut rasanya naik kembali ke kerongkongan? Hal ini terjadi ketika otot pada bagian akhir esofagus membuat makanan dan asam lambung naik sehingga ada rasa terbakar di bawah dada. Bila hal ini terjadi pada Anda, kemungkinan penyebabnya adalah kelebihan kafein. Kafein melepaskan otot di bagian akhir esofagus tersebut yang membuat asam lambung naik. Coba hentikan dulu minum kopi untuk melihat apakah rasa tak nyaman tersebut mereda.

Penggemar Kopi ternyata Keturunan, Bagaimana Kopi Limmit ya?


Bukan Penggemar Kopi Limmit
the-perfectshape.com

APABILA Anda adalah salah satu dari mereka yang memiliki ‘ritual wajib’ harus meminum secangkir kopi di pagi hari, ada kemungkinan kebiasaan itu berasal dari gen Anda.

Para ilmuwan menemukan mereka yang memiliki dua versi gen CYP1A2 dan AHR lebih cenderung menginginkan kafein, menurut laporan The Daily Mail. Tubuh mereka yang termasuk kategori ini dapat menghancurkan kafein lebih cepat sehingga bisa mentoleransi kopi dengan lebih baik.

Dr Neil Caporaso, peneliti senior dari National Cancer Institute berujar, “Orang mungkin tidak menduga, tetapi genetika memainkan peran besar dalam banyak perilaku, seperti merokok dan konsumsi alkohol. Dan, kini terbukti bahwa gen juga berperan besar dalam berapa banyak kafein yang bisa kita minum.”

Peneliti dari Harvard School of Public Health mengikutsertakan gen dari sekitar 47 ribu orang dewasa paruh baya di AS. Mereka diajukan pertanyaan tentang asupan kafein seperti kopi, teh, soda, dan cokelat.

Orang-orang dengan gen-gen spesifik di atas cenderung untuk minum rata-rata lebih 40 miligram kafein sehari, setara dengan sekaleng soda atau sepertiga dari secangkir kopi. Kadar itu lebih tinggi jika dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki versi gen-gen.